Tuesday, January 15, 2013

Pengenalan Sistem Operasi Windows

1


Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini
terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing.Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri. Pengertian system operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.
Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama, yaitu :
  • · kenyamanan – membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman,
  • · efisien – penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien,
  • · mampu berevolusi–sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan
pengembangan, pengujian sistem yang baru.
Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi kedalam empat generasi:
  1. 1. Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada system operasi, maka system komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
  1. 2. Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi system operasi, tetapi beberapa bagian dari fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi FMS (Fortran Monitoring System) .
  1. 3. Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka system operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekali gus) dan multi-programming (melayani banyak program sekali gus).
  1. 4. Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Pada generasi ini , sistem operasi dipergunakan untuk jaringan computer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang salingterhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan GUI (Graphical User Interface) yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.
  1. 5. Generasi Kelima (Pasca 2001 sampai Sekarang )
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih dalam perjalanan. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001:Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri. Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud.
SEJARAH SISTEM OPERASI MICROSOFT WINDOWS
v     1983 – November: Microsoft Windows diperkenalkan, dan dijual $100.
v     1985 – November: Windows 1.0 diperkenalkan, dijual $100.
v     1987 – Desember: Windows 2.0 dan Windows/386, dijual $100.
v     1988 – Juni: Windows/286, dijual dengan harga $100.
v     1990 – Mei: Windows 3.0, dijual $149,95 dan upgrade version $79,95.
v     1991 – Oktober: Windows 3.0a (support multimedia).
v     1992 – April: Windows 3.1, terjual 1 juta copy dalam 2 bulan
v     1992 – Oktober: Windows for workgroup 3.1.
v     1993 – Agustus: Windows NT 3.1.
v     1993: Licensed user dari Microsoft Windows secara keseluruhan    mencapai    lebih dari 25 juta.
v     1994 – Februari: Windows for Workgroup 3.11.
v     1994 – September: Windows NT 3.5.
v     1995 – Juni: Windows NT 3.51
v     1995 – Agustus: Windows 95, terjual lebih dari 1 juta copy dalam 4 hari
v     1996 – Agustus: Windows NT 4.0
v     1996 – November: Windows CE 1.0
v     1997 – November: Windows CE 2.0
v     1998 – Juni: Windows 98
v     1998 – Juli: Windows CE 2.1
v     1999 – Mei: Windows 98 SE (Second Edition)
v     1999 – Windows CE 3.0
v     2000 – Februari: Windows 2000
v     2000 – Juli: Windows ME (Millennium)
v     2001 – Oktober: Windows XP (experience Professional)
v     2002: Microsoft for PPC
v     2003: Microsoft Server 2003
v     2003 – November Windows Longhorn
v     2009 – Windows7 (Seven)
Sistem Operasi Windows
Pada awal kemunculannya system windows memakai dua file system konfigurasi yaitu config.sys dan autoexec.bat. Kemudian pada perkembangannya ditambahi dua file yang menambah kemampuannya yaitu : WIN.INI dan SYSTEM.INI kedua file inilah yang mengendalikan system operasi windows dan aplikasinya. Seluruh perubahan pada driver, font, setting dan preferensi akan disimpan di file INI. Setiap aplikasi yang diinstall akan menambahkan suatu pointer ke file INI. Pointer inilah yang akan direferensikan ke dalam kode aplikasi. Seiring dengan semakin kompleknya aplikasi yang dipakai, akhirnya ditambah lagi dengan suatu database terregistrasi OLE( Object Linking Emmbleding) dan beberapa file INI lainnya..Karena saat kita uninstall suatu aplikasi, entri yang di file INI tidak ikut terhapus maka lama-lama file INI akan membengkak, sedang besarnya file INI tidak boleh lebih dari 64KB, kalau melebihi system akan rewel dan lebih fatal lagi file INI berbentuk text yang sangat rawan dengan manipulasi dan perubahan. Maka lahirlah suatu konsep untuk mengatasi permasalahan ini, yakni file registry yaitu suatu set file yang mengendalikan aspek-aspek system operasi dan bagaimana ia bekerja dengan mengantisipasi serangan dari luar. Registry didesain bekerja secara eklusif dengan aplikasi 32 bit, dan ukuran file maksimal lebih kurang 40 megabyte, jauh diatas file INI. Dengan cara ini maka registry menjadi suatu database yang rumit. Meski data-data diperoleh dari berbagai sumber file, regedit akan menampilkannya menjadi suatu kesatuan. File-file pengaturan (INI file) oleh registry ditata secara rumit. Ia akan menyimpan informasi dalam struktur registry.
Install, configurasi dan optimasi Windows XP
Untuk menginstall Windows XP sangatlah mudah, kita tinggal booting pc dengan default cdroom secara otomatis Wiondows akan menginstall sendiri kita tinggal mengikuti petunjuk yang diberikan seperti persetujuan, mengisi cd key dan seterusnya. Karena kita banyak menggunakan Sistem operasi Windows XP, berikut kita akan sedikit membahas langkah-langkah yang perlu kita lakukan agar kinerja Windows yang kita gunakan bisa optimal, fit dan sedikit aman. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
  • · Membersihkan file sampah pada XP
Setiap kali kita menggunakan computer , kita akan meninggalkan cache atau file temporary yang kalau tidak kita bersihkan akan semakin menumpuk dan akhirnya akan menurunkan kinerja computer kita, untuk membersihkan file-file tersebut lakukan langkah-langkah berikut minimal dua minggu sekali. Langkah-langkahnya sebagai berikut : Klik menu Start – sorot dengan mouse menu Programs –Accessories – System Tools –klik DiskCleanup – pilih Drive – klik Ok – Tandai semua check box lalu klik OK.
  • · Menyusun file yang beserakan untuk XP
Setiap kali kita menyimpan file di hardisk head menulis di claster piringan hardisk tidak selalu berurutan atau bertebaran di sector-sektor yang acak, lama kelamaan susunan file-file kacau, ini mengakibatkan head akan bekerja keras untuk mencari file-file bila kita mau mengambilnya yang akibatnya akan memperlambat kinerja komputer kita. Agar file-file tersusun rapi dan ruang hardisk bisa kita optimalkan lakukan langkahlangkah berikut minimal satu bulan sekali, sebaiknya dilakukan saat waktu luang karena membutuhkan waktu lama untuk mendefrag hardisk, apalagi kalau data yang tersimpan banyak. Lakukan sebagai berikut :
–    Klik menu Start
–        Sorot dengan mouse menu Programs
–        Accessories
–        System Tools
–        Klik Disk Defragmenter
–        Klik Defragment
  • · Mengembalikan Sistem ke belakang (Restore) XP
Kadang suatu saat kita menginstall program baru tetapi program yang kita install malah membuat Windows kita bermasalah, untung Windows XP masih menyertakan program restore poin miliknya Windows me, dengan restore poin kita bisa mengembalikan Windows kita ke masa sebelum kita menginstall program yang bermasalah tadi sehingga Windows kita kembali pulih dari ngambeknya, adapun caranya sebagai berikut : Klik Start – Help and support –klik System Restore – klik Next – pilih tanggal saat atau sebelum kita menginstall program yang bermasalah selanjutnya klik Next
  • · Mengurangi beban Memori untuk XP
Salah satu kekuatan Windows XP terletak pada penampilan graphicnya, namun sayang penampilanya tersebut harus dibayar mahal yaitu cukup memakan memori yang akhirnya memperlambat kinerjanya, untuk membuat Windows lari kencang dengan terpaksa kita harus meminimalkan animasi grafis dan program yang berjalan pada background, ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk mengakalinya:
Langkah pertama : Klik kanan My Computer – Properties – pada system properties pilih Advanced – klik settings pada bar performance – Tandai Radio box pada Tulisan Ajust for best performance – selanjutnya klik Ok.
Langkah ke dua  : Masih di Performance Options klik bar Advanced – klik change isi besarnya memori pisik yang ada pada kolom initial size sedang pada kolom maximum size isi angka senilai dua kali besarnya memori – klik Ok.
Langkah ke tiga : Klik start – Settings – Control Panel – Perpormance and Maintenance – Administrative Tolls – Services – akan terlihat sederetan program-program background dan kolom-kolom Name, Description, status type, Log on As – Disabledkan beberapa program yang tidak perlu, caranya klik kanan program – klik properties – pada status type pilih disabled atau manual – apply Ok.
Catatan : ada beberapa program yang tidak boleh dimatikan antara lain : Remote Procedure Call (RCP), Event log, Plug and Play dan windows Management instrumentation.
  • · Sharing file cepat untuk XP
Untuk membuat sharing pada XP lain dengan Windows sebelumnya,
karena rupanya pada XP mau meningkatkan securitynya, namun
demikian XP masih menyertakan system sharing pendahunya, caranya
sebagai berikut : klik Start – Settings – Control Panel – Performance and
Maintenance – Administrative Tools – Local security Police – Pada Security
Options cari dan klik kanan pada jendela sebelah kanan tulisan Network access sharing and security model for local accounts pilih properties pilih Clasic-locals users….. klik Ok.
  • · Mengembalikan ke Mode classic pada XP
Salah satu cara untuk mengurangi beban memori pada pc adalah dengan cara merubah tampilan windows xp menjadi seperti windows 2000. adapun caranya sebagai berikut :. Pada jendela bawah klik kanan klik properties pilih menu star menu tandai radio box Classic Star Menu klik Ok.
  • · Membuat Accounts pada XP
Salah satu untuk menjaga keamanan system pada windows xp sebaiknya kalau digunakan pekerjaan sehari-hari sebaiknya jangan menggunakan user administrator tetapi menggunakan user biasa cara membuat user pada windows xp sebagai berikut : Login sebagai Administrator Klik Start – Setting – Control Panel – klik User Accounts – klik create a news account.
Kelebihan Windows
  • Pengguna bisa menjalankan lebih dari satu aplikasi pada saat yang bersamaan.
  • Pengguna bisa membuka lebih dari satu file dalam waktu yang bersamaan.
  • Pengguna bisa sharing dari data aplikasi yang lain dengan mudah.
  • Terdapat banyak aplikasi yang kompatibel dengan windows.
  • And user artinya orang yang awam tentang komputer bias menjalankannya.
  • Banyak didukung oleh vendor hardware dan software.
  • Digunakan oleh mayoritas pengguna komputer di dunia.
Kekurangan Windows.
  • System file yang agak kacau, Contohnya: apabila menginstall suatu aplikasi,system file DLL akan diletakkan di C:\Windows\System\ sementara aplikasi itu sendiri terletak ditempat lain. Ini akan menyusahkan saat menguninstall aplikasi tersebut, dan sewaktu pengintegrasian DLL (Dynamic Link Libraries)
  • Menyebabkan ketergantungan penggunaan produk Microsoft.
  • Space hardisk yang dibutuhkan besar.
  • Sistem security yang lemah dan mudah dijebol oleh para hackers.
  • Membutuhkan memori fisik besar.
  • Membutuhkan kecepatan prosesor yang tinggi.
  • Harga licensi yang mahal Windows xp $295,Office$362, OS server $3585
  • Membutuhkan perawatan yang terus menerus dan prosedur yang sesuai dengan panduan yang ada saat menggunakannya.

1 comments:

mahasiswa teladan said...

saya mahasiswa dari Jurusan Informatika
Artikel yang sangat menarik, bisa buat referensi ini ..
terimakasih ya infonya :)

Post a Comment

 
Design by ThemeShift | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Templates | Best Web Hosting